Peresmian menjadi simbol kehidupan berbangsa dalam keberagaman agama serta tonggak sejarah perkembangan Gereja Katolik di Indonesia.


Bandung Barat, 11 Juli 2026
 — Setelah melalui perjalanan panjang lebih dari satu dekade, Gereja Katolik Santo Benediktus Bandung Barat diresmikan pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kehadiran gereja Katolik pertama di Bandung Barat ini menjadi simbol penting perkembangan kehidupan berbangsa dalam keberagaman agama dan kepercayaan, serta tonggak dalam sejarah perkembangan Gereja Katolik di Indonesia.

Gereja Katolik Santo Benediktus Bandung Barat diresmikan oleh Bapak Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, dan Bapak Drs. Suparman, S.E., M.Si., Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, didampingi Uskup Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC.

Turut hadir dalam acara ini jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama, Pastor Paroki Santo Ignatius Cimahi R.P. Yulianus Yaya Rusyadi, OSC, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Tri Basuki Joewono, serta para tamu undangan lainnya.

Pembangunan Gereja Katolik Santo Benediktus diawali dengan peletakan batu pertama pada 22 Januari 2024 oleh Penjabat Bupati Bandung Barat Arsan Latif bersama Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, di Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang.

Kehadiran Gereja Katolik Santo Benediktus ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjamin kebebasan beragama serta menyediakan sarana ibadah bagi masyarakat.

Usai prosesi peresmian, rangkaian acara dilanjutkan dengan Misa Pemberkatan Gereja yang dipimpin oleh Uskup Bandung bersama puluhan imam, dan dihadiri oleh umat Paroki Santo Ignatius Cimahi serta para undangan.